Saham Jepang Terbang, Yen Melemah Jadi Katalisnya
Saham-saham Jepang melanjutkan kenaikan pada hari Rabu (13/11), didorong oleh berakhirnya penutupan pemerintah AS yang meningkatkan selera risiko di kalangan investor. Selain itu, pelemahan yen mengarah pada ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan (BoJ), yang memberikan dorongan positif bagi saham perbankan. Indeks Topix naik 0,7% menjadi 3,381.72, sementara Nikkei naik 0,4% ke 51,281.83.
Pelemahan yen menjadi salah satu faktor utama yang mendukung pasar saham Jepang, dengan yen yang melemah mendekati level 155 per dolar AS. Beberapa analis, seperti Kazuhiro Sasaki dari Phillip Securities Japan, mengatakan bahwa pelemahan yen ini dapat mendorong BoJ untuk menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan, yang akan menguntungkan sektor perbankan. Mitsubishi UFJ Financial Group Inc. memberikan kontribusi terbesar pada kenaikan indeks Topix, dengan sahamnya naik 2,1%.
Bank-bank di Jepang memimpin kenaikan, karena spekulasi bahwa kelemahan yen yang berlebihan dapat mendorong otoritas Jepang untuk memperketat kondisi moneter. Banyak investor percaya bahwa pelemahan yen saat ini menunjukkan sisi negatif dari kebijakan BoJ yang sangat longgar, dan kemungkinan besar akan mempercepat kebijakan suku bunga yang lebih tinggi di masa depan.
Salah satu saham yang mencuri perhatian adalah M3 Inc., yang melonjak 23% setelah mencatatkan pendapatan operasional kuartalan yang lebih baik dari perkiraan. Ini menjadi kenaikan terbesar sejak M3 terdaftar di Bursa Saham Tokyo, menandakan bahwa investor mulai kembali mengalihkan perhatian mereka ke saham-saham Jepang yang memiliki kinerja solid.(asd)
Sumber: Newsmaker.id