Pasar Asia Diperdagangkan Bervariasi Saat Indeks Utama Wall Street Naik di Tengah Ancaman Tarif Baru Trump
Pasar Asia-Pasifik bervariasi pada hari Kamis (27/2), setelah indeks utama Wall Street naik di tengah ancaman tarif baru dari Presiden AS Donald Trump.
S&P/ASX 200 Australia diperdagangkan 0,35% lebih tinggi.
Nikkei 225 Jepang diperdagangkan di sekitar garis datar sementara Topix naik 0,4%. Kospi Korea Selatan turun 0,82%, sementara Kosdaq berkapitalisasi kecil turun 0,1%.
Saham operator toko swalayan Jepang Seven & i Holdings turun lebih dari 10% setelah akuisisi yang diusulkan oleh keluarga pendirinya gagal mendapatkan pembiayaan, menurut pengajuan perusahaan. Ini terjadi setelah surat kabar Yomiuri melaporkan bahwa Seven & i telah meninggalkan rencana pembelian manajemen, yang dipatok lebih dari 8 triliun yen ($53,69 miliar).
Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,18% sementara CSI 300 Tiongkok daratan turun 0,2%.
Trump pada hari Rabu mengancam akan mengenakan tarif sebesar 25% pada impor dari Uni Eropa. Hal ini menyusul pernyataan presiden untuk melanjutkan penerapan tarif pada Meksiko dan Kanada setelah penundaan selama sebulan.(mrv)
Sumber : CNBC