Saham Wall Street Anjlok di Tengah Ancaman Tarif dan Kekhawatiran Inflasi
Saham AS anjlok pada hari Jumat (7/2) karena investor menanggapi potensi tarif tambahan dari pemerintahan Trump, sementara juga memproses lonjakan ekspektasi inflasi dan laporan pekerjaan.
Indeks S&P 500 dan Nasdaq masing-masing turun 0,9% dan 1,3%, sementara Dow Jones turun 443 poin. Pasar mengalami penurunan tajam setelah laporan menunjukkan Presiden Trump sedang mempertimbangkan tarif timbal balik, yang dapat menyebabkan tarif yang lebih tinggi pada mitra dagang AS.
Menambah kecemasan investor, laporan sentimen konsumen Universitas Michigan mengungkapkan bahwa ekspektasi inflasi satu tahun melonjak menjadi 4,3%, tertinggi sejak November 2023. Sementara itu, laporan pekerjaan Januari menunjukkan ekonomi AS menambah 143 ribu pekerjaan, sedikit di bawah ekspektasi, tetapi tingkat pengangguran turun menjadi 4,0%.
Saham Amazon merosot 4% setelah mengeluarkan panduan pendapatan yang lemah, membayangi pendapatan kuartalannya yang kuat. Selama seminggu, S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik 1,5%, Dow naik 0,8%.(yds)
Sumber: Trading Economics