Saham AS Turun dari Kenaikan Sebelumnya karena Pedagang Menunggu Data Inflasi Lebih Lanjut
Saham AS bergerak negatif pada hari Selasa (14/1), membalikkan kenaikan sebelumnya, karena investor mengkaji laporan indeks harga produsen yang lebih rendah dari perkiraan dan menantikan data indeks harga konsumen pada hari Rabu.
Dow Jones Industrial Average turun tipis 71 poin, atau sekitar 0,2%. S&P 500 dan Nasdaq Composite yang didominasi teknologi turun masing-masing 0,3% dan 0,4%. Rata-rata indeks utama kembali turun setelah data inflasi yang dingin.
Saham teknologi besar bergerak lemah pada hari Selasa, memberi tekanan pada S&P 500 dan Nasdaq. Nvidia dan Meta Platforms masing-masing turun sekitar 2%, sementara Alphabet dan Microsoft masing-masing turun 0,1%. Sementara itu, Tesla dan Palantir masing-masing naik sekitar 1% dan 2%.
Indeks harga produsen, yang mengukur inflasi grosir, hanya naik 0,2% pada bulan Desember, menurut laporan Biro Statistik Tenaga Kerja. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan kenaikan 0,4%. PPI inti, yang tidak termasuk makanan dan energi, tetap datar.
Investor kini mengamati laporan indeks harga konsumen hari Rabu untuk mengukur apakah Federal Reserve berhasil membawa inflasi mendekati target 2%, yang akan memungkinkan bank sentral melonggarkan kebijakan suku bunga.(mrv)
Sumber : CNBC