JPY Tahan Kuat, USD Melemah
Yen Jepang (JPY) menarik beberapa pembeli selama sesi Asia pada hari Kamis(25/9) dan memulihkan sebagian dari penurunan tajam hari sebelumnya sebagai reaksi terhadap ekspektasi hawkish Bank of Japan (BoJ).
Faktanya, Risalah rapat BoJ bulan Juli mengungkapkan bahwa anggota dewan memperkirakan bank sentral akan terus menaikkan suku bunga jika inflasi dan ekonomi bergerak sesuai perkiraan. Hal ini menggarisbawahi meningkatnya tekanan di dalam bank sentral untuk menghentikan stimulus moneter besar-besaran. Selain itu, sentimen pasar yang berhati-hati ternyata menjadi faktor lain yang mendorong aliran dana safe haven menuju JPY.
Sementara itu, meningkatnya penerimaan bahwa BoJ akan tetap pada jalur normalisasi kebijakannya menandai perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan meningkatnya spekulasi akan dua kali pemotongan suku bunga lagi oleh Federal Reserve (Fed) tahun ini. Hal ini membatasi reli Dolar AS (USD) semalam ke level tertinggi dua minggu.
Selain itu, ekspektasi penyempitan lebih lanjut selisih suku bunga AS-Jepang menguntungkan JPY yang berimbal hasil lebih rendah dan menyeret pasangan USD/JPY menjauh dari level tertinggi tiga minggu yang dicapai pada hari Rabu. Para pedagang kini menantikan angka inflasi utama dari Jepang dan AS pada hari Jumat. (az)
Sumber: FXstreet.com