• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

2 September 2025 22:22  |

Pasca 5 Hari Lesu, Dolar Rebound; GBP & JPY Rontok

Sterling dan yen Jepang merosot pada hari Selasa (2/9) akibat meningkatnya kecemasan investor terhadap keuangan pemerintah, yang memungkinkan dolar untuk kembali menguat setelah lima hari melemah.

Tekanan baru pada pasar obligasi, dengan biaya pinjaman 30 tahun Inggris naik ke level tertinggi sejak 1998, merembet ke pasar valuta asing, sementara emas mencapai rekor tertinggi baru.

Sterling melemah 1% menjadi $1,3413, level terendah sejak 22 Agustus, sementara dolar menguat 0,6% menjadi 148,07 yen.

Euro menguat terhadap pound sterling dan yen masing-masing sebesar 0,5% dan 0,3%.

Sterling terbebani oleh kekhawatiran yang masih ada mengenai posisi fiskal Inggris menjelang anggaran akhir tahun ini, sementara pernyataan yang cenderung dovish dari seorang pejabat Bank of Japan dan pengunduran diri seorang pejabat penting partai berkuasa menekan yen.

Menteri Keuangan Rachel Reeves diperkirakan akan menaikkan pajak dalam anggaran musim gugurnya agar tetap berada di jalur yang tepat untuk mencapai target fiskalnya, yang berpotensi menambah tantangan untuk mempercepat perekonomian Inggris.

Untuk yen Jepang, meningkatnya ketidakpastian politik kemungkinan akan tetap menjadi hambatan, sementara kurangnya sinyal kebijakan hawkish dari Deputi Gubernur Ryozo Himino pada hari Selasa akan mendorong para spekulan untuk terus membangun kembali posisi short yen, kata Hardman.

Dolar juga mendapat dukungan dari kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS karena investor mencermati data pasar tenaga kerja AS yang akan dirilis minggu ini untuk mendapatkan petunjuk tentang arah suku bunga acuan.

Terhadap sekeranjang mata uang utama, dolar menguat 0,3% ke level 98,1.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS 2 tahun yang sensitif terhadap ekspektasi suku bunga naik 2 bps ke level sekitar 3,6474% setelah mencapai level terendah sejak Mei minggu lalu. Pasar AS ditutup pada hari Senin untuk libur Hari Buruh.

Pasar uang saat ini memperkirakan peluang hampir 90% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin bulan ini, tetapi prediksi tersebut dapat diuji oleh data ekonomi AS yang akan dirilis minggu ini.

Data yang akan dirilis minggu ini mencakup indeks manajer pembelian manufaktur dan jasa ISM serta laporan penggajian non-pertanian.

Sumber: Reuters

 

Related News

USD/JPY

Yen Jepang Bertahan di Dekat Level Tertinggi 6 Bulan

Yen Jepang menguat ke level 142,5 per dolar pada hari Senin (14/4), mendekati level tertingginya dalam lebih dari enam bulan,...

14 April 2025 11:23
USD/JPY

Yen Jepang Tetap Kuat Di Tengah Ekspektasi Boj Yang Agresif

Yen Jepang (JPY) tetap menguat terhadap mata uang Amerika untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Senin (02/06) dan tampak...

2 June 2025 09:54
USD/JPY

Yen Jepang Menguat Setelah Pemilihan Majelis Tinggi

Yen Jepang menguat mendekati 148 per dolar pada hari Senin, memulihkan sebagian kerugian minggu lalu setelah koalisi yang ber...

21 July 2025 07:57
USD/JPY

Yen Jepang Diperdagangkan Dengan Bias Positif Terhadap USD; ...

Yen Jepang (JPY) bergerak naik terhadap mata uang Amerika selama sesi Asia pada hari Selasa (7/4) dan untuk saat ini, tampakn...

8 April 2025 09:47
BIAS23.com NM23 Ai