Yen Bangkit dari Level Terendah, BoJ Jadi Fokus
Yen Jepang (JPY) sedikit menguat terhadap Dolar AS (USD) yang melemah selama sesi Asia pada hari Kamis(31/7) dan memulihkan sebagian penurunan hari sebelumnya ke level terendah sejak awal April. Data yang dirilis dari Jepang hari ini menunjukkan bahwa Produksi Industri tumbuh secara tak terduga di bulan Juni, sementara Penjualan Ritel yang kuat menunjukkan ketahanan dalam belanja konsumen.
Hal ini, bersama dengan beberapa reposisi perdagangan menjelang pembaruan kebijakan penting Bank of Japan (BoJ), memberikan sedikit dukungan bagi JPY. Investor akan mencari sinyal tentang bagaimana perjanjian perdagangan AS-Jepang baru-baru ini dapat memengaruhi niat BoJ untuk menaikkan suku bunga sebelum akhir tahun ini.
Meskipun demikian, data ekonomi terbaru dari Jepang menunjukkan tanda-tanda meredanya inflasi. Selain itu, meningkatnya ketidakpastian politik domestik dapat mempersulit jalur normalisasi kebijakan BoJ.
Oleh karena itu, fokus akan tertuju pada konferensi pers pasca-pertemuan, di mana komentar dari Gubernur BoJ Kazuo Ueda akan memengaruhi JPY. Di sisi lain, USD mungkin akan terus mendapat dukungan dari nada hawkish Federal Reserve (Fed), yang meredam harapan penurunan suku bunga pada bulan September. Hal ini mungkin berkontribusi untuk membatasi kerugian pasangan USD/JPY, sehingga mendorong kehati-hatian bagi para trader bearish menjelang pertemuan bank sentral dan menjelang data inflasi AS. (az)
Sumber: FXstreet