• Tue, Mar 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

6 February 2026 15:26  |

Dolar Tersendat; Risiko & Data Jadi Sorotan

Indeks Dolar AS (DXY) pada awal sesi Eropa hari Jumat (6/2) melemah tipis setelah Kamis sempat menyentuh area tertinggi dua minggu di sekitar 98. Pergerakan ini terjadi karena pasar masuk mode “wait and see” menunggu rilis Michigan Consumer Sentiment (prelim Februari) malam nanti WIB, plus komentar bank sentral yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. DXY terakhir terpantau di kisaran 97,77–97,85.

Sentimen risk-off masih terasa. Wall Street semalam turun lebih dari 1% dan itu sempat menopang dolar karena investor cari aset aman. Namun pagi ini, futures indeks saham AS justru masih turun (sekitar 0,2%–0,5%), menandakan pasar masih defensif. Dari sisi data, JOLTS job openings AS turun ke 6,54 juta (lebih lemah dari ekspektasi 7,2 juta), ikut bikin pasar makin sensitif soal arah ekonomi.

Di Eropa, ECB menahan suku bunga sesuai ekspektasi. Christine Lagarde menyinggung euro yang lebih kuat bisa menekan inflasi lebih besar dari perkiraan (meski ECB menegaskan tidak menargetkan kurs). Dampaknya, EUR/USD sempat tertekan lalu stabil lagi. EUR/USD saat ini sekitar 1,178–1,180.

Di Inggris, BoE menahan suku bunga di 3,75% dengan voting ketat, dan komentar soal disinflasi membuat pasar menilai jalur suku bunga ke depan makin tricky. Pound sempat terpukul, lalu mulai konsolidasi. GBP/USD sekarang sekitar 1,356 (range harian kurang lebih 1,3509–1,3579).

Dari Kanada, perhatian pasar tertuju ke data tenaga kerja Januari. Ekspektasi tingkat pengangguran tetap 6,8% dan pekerjaan bersih naik sekitar 7.000 (sesuai narasi). Menjelang rilis, USD/CAD bergerak di kisaran 1,367–1,371, setelah sebelumnya menguat pada Kamis.

Sementara itu di Jepang, USD/JPY masih konsolidasi dan investor cenderung menahan posisi besar jelang pemilu akhir pekan. USD/JPY terakhir di sekitar 156,86 dengan range hariannya kira-kira 156,53–157,07. (Arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com NM23 Ai