• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

6 December 2025 03:58  |

Dolar Melemah Tipis, Pasar Fokus The Fed Pekan Depan

Dolar AS melemah pada perdagangan Jumat (5/12), namun masih bergerak dalam kisaran yang sama terhadap mata uang utama lainnya. Pelaku pasar memilih bersikap menunggu menjelang rapat Federal Reserve pekan depan, di mana para pembuat kebijakan secara luas diperkirakan akan memangkas suku bunga.

Indeks dolar, yang mengukur kinerja greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,1% ke level 98,994, tidak jauh dari level terendah lima pekan di 98,765 yang tersentuh pada Kamis. Secara mingguan, indeks tersebut tercatat melemah sekitar 0,5%.

Euro diperdagangkan nyaris flat di sekitar $1,1643, masih dekat dengan puncak tiga pekan di $1,1681 yang dicapai pada sesi sebelumnya. Data LSEG menunjukkan para trader kini mempersiapkan skenario hampir 90% peluang pemangkasan suku bunga The Fed pekan depan, disertai potensi dua kali pemangkasan tambahan tahun depan.

“Pekan ini, beberapa rilis data pasar tenaga kerja yang lebih lemah dari sumber alternatif membantu ‘mematangkan’ probabilitas cut 90% yang sebenarnya masih terasa agak berlebihan untuk pekan depan,” kata Antonio Ruggiero, FX & Macro Strategist di Convera.

Pada hari Jumat, Morgan Stanley menyatakan kini mereka memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada Desember, bergabung dengan proyeksi serupa dari JPMorgan dan BofA Global Research, setelah serangkaian komentar bernada dovish dari pejabat bank sentral AS. Sebelumnya, ketiga lembaga tersebut sama-sama memperkirakan The Fed akan menahan suku bunga tetap stabil di bulan Desember.

Di sisi lain, yen Jepang kembali menguat tipis, naik sekitar 0,1% ke 155,295 per dolar, didukung ekspektasi bahwa Bank of Japan (BOJ) berpotensi menaikkan suku bunga bulan ini. Bloomberg pada Jumat melaporkan bahwa pejabat BOJ siap untuk menaikkan suku bunga pada 19 Desember, selama tidak terjadi guncangan besar pada perekonomian, sehari setelah Reuters mengutip tiga sumber yang menyebut peluang kenaikan pada bulan ini cukup besar.

Poundsterling juga bergerak nyaris datar di sekitar $1,3329, tidak jauh dari level tertinggi enam pekan di $1,3385 yang disentuh pada sesi sebelumnya.

Di pasar kripto, Bitcoin melemah untuk hari kedua berturut-turut, turun sekitar 3% ke level $89.701.(yds)

Sumber: Reuters.com

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
US DOLLAR

Dolar Mengakhiri Penurunan Tiga Hari Jelang Data Penggajian ...

Dolar menguat setelah tiga hari melemah karena para pedagang menunggu data pekerjaan AS untuk mengukur prospek pelonggaran ke...

7 February 2025 13:14
BIAS23.com NM23 Ai