Dolar Goyah Menanti Angka Inflasi AS
Dolar melemah terhadap mata uang G-10 saat pasar menunggu data inflasi dan sentimen utama dari AS yang dapat menambah konteks pada data ketenagakerjaan yang bervariasi minggu ini.
Indeks Spot Dolar Bloomberg turun 0,1%. Pendapatan pribadi AS, pengeluaran pribadi, PCE inti, indeks harga PCE, dan sentimen konsumen awal Michigan akan dirilis hari ini.
USD/JPY turun 0,1% menjadi 154,92 setelah mengalami tekanan jual akibat penetapan suku bunga Tokyo. Nilai tukar spot sempat mencapai 154,51 dan mencapai level terendah dua minggu di London sebagai respons atas laporan bahwa anggota kunci pemerintahan Perdana Menteri Sanae Takaichi tidak akan mencoba menghentikan Bank of Japan jika memutuskan untuk menaikkan suku bunga pada bulan Desember.
"Narasi bearish yang kuat kembali menguat pada USD," tulis Richard Franulovich, kepala strategi valas di Westpac Banking Corp., dalam sebuah catatan.
Menunjukkan musiman negatif seputar lindung nilai akhir tahun dan arus repatriasi, serta potensi pengumuman Ketua The Fed baru yang dovish dan loyalis di tahun baru.
Imbal hasil turun kurang dari satu basis poin di seluruh kurva Treasury dengan tenor 2 tahun di 3,52% dan 10 tahun di 4,09%.
EUR/USD naik 0,1% menjadi 1,1653.
AUD/USD menguat 0,1% menjadi 0,6615.(mrv)
Sumber: Bloomberg.com