Daya Tarik Perak Meningkat di Tengah Krisis dan Kekurangan Pasokan
Harga perak bertahan kuat di sekitar $36,40 per ons pada hari Senin (16/6), mendekati level tertinggi sejak 2012, didukung oleh permintaan industri yang kuat, kekurangan pasokan yang berkelanjutan, dan daya tarik safe haven yang meningkat di tengah ketidakpastian geopolitik.
Peran logam yang semakin besar dalam tenaga surya, elektronik, dan tren elektrifikasi yang lebih luas sekarang menyumbang lebih dari setengah permintaan global, memperkuat kepentingan struktural jangka panjangnya.
Di sisi pasokan, pasar perak bergulat dengan defisit tahunan kelima berturut-turut. Sementara Silver Institute memproyeksikan kekurangan akan menyempit sebesar 21% pada tahun 2025, kendala pasokan tetap menjadi pendorong utama kekuatan harga.
Sementara itu, konflik Israel-Iran berlanjut selama akhir pekan, dengan kedua negara menargetkan infrastruktur energi penting dan memicu volatilitas pasar yang lebih luas. Investor juga mencermati keputusan kebijakan Federal Reserve AS yang akan datang, dengan bank sentral secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah. (Arl)
Sumber: Trading Economics