Perak: Tarikan Suku Bunga vs Penopang Permintaan Riil
Perak terkoreksi lagi setelah reli sesi Asia karena pasar kembali meragukan peluang pemangkasan suku bunga The Fed dalam waktu dekat. Data tenaga kerja dan layanan AS yang solid membuat dolar cenderung tetap kuat, sehingga mengurangi minat pada logam mulia sebagai lindung nilai.
Di saat yang sama, selera risiko membaik seiring rebound ekuitas global, ikut memangkas permintaan safe haven. Namun ketidakpastian geopolitik dan isu perdagangan masih membatasi pelemahan lebih jauh, menjaga perak tetap diminati sebagai penyeimbang portofolio.
Dari sisi fundamental fisik, kebutuhan industri—mulai dari panel surya, elektronik, hingga kendaraan listrik—terus menjadi alas permintaan jangka menengah. Arah berikutnya akan banyak dipengaruhi nada pejabat The Fed, putusan Mahkamah Agung AS terkait tarif, serta rilis data Tiongkok yang menjadi barometer prospek manufaktur dan konsumsi logam putih ini. (az)
Sumber: Newsmaker.id