Harga Minyak Stabil seiring Investor Menimbang Dampak Tarif Trump
Harga minyak stabil pada hari Rabu (29/1) karena investor menimbang dampak tarif potensial AS terhadap impor Kanada dan Meksiko, sementara sebagian besar mengabaikan peningkatan persediaan minyak mentah mingguan AS.
Harga minyak mentah Brent turun 2 sen menjadi $77,47 per barel pada pukul 01.32 GMT sementara harga minyak mentah AS berada pada $73,81 per barel, naik 4 sen, atau 0,1%.
Harga acuan turun ke posisi terendah dalam beberapa minggu awal minggu ini karena berita tentang melonjaknya minat terhadap model kecerdasan buatan (AI) berbiaya rendah dari perusahaan rintisan Tiongkok DeepSeek memicu kekhawatiran atas permintaan energi untuk menggerakkan pusat data, mengguncang sektor energi secara keseluruhan, sementara data ekonomi yang lemah dari Tiongkok semakin memperburuk prospek permintaan.
Gedung Putih mengatakan pada hari Selasa bahwa Presiden AS Donald Trump masih berencana untuk mengenakan tarif 25% terhadap Kanada dan Meksiko pada hari Sabtu sambil menimbang tarif baru terhadap Tiongkok. Trump tidak langsung mengenakan tarif pada hari Senin seperti yang dijanjikan sebelumnya, tetapi mengatakan bahwa ia sedang mempertimbangkan untuk mengenakan bea masuk sebesar 25% atas impor dari Kanada dan Meksiko pada tanggal 1 Februari atas imigran ilegal dan fentanil yang menyeberang ke AS.
Masih belum jelas bagaimana tarif baru dapat memengaruhi impor minyak ke AS dari kedua negara tersebut. Kanada memasok 3,9 juta barel minyak per hari ke AS pada tahun 2023, kira-kira setengah dari keseluruhan impor untuk tahun tersebut, sementara Meksiko memasok 733.000 barel per hari, menurut data dari Badan Informasi Energi (EIA). (Arl)
Sumber : Reuters