Emas Cetak Rekor Lagi, Pasar Mulai “Nggak Tenang”
Harga emas (XAU/USD) kembali mencetak rekor tertinggi baru pada Rabu(14/1) saat sesi Asia, menyentuh $4.639,77 per troy ons. Kenaikan ini menunjukkan minat beli masih kuat, terutama ketika pasar sedang sensitif terhadap isu suku bunga dan risiko global.
Pendorong utama datang dari data inflasi AS bulan Desember yang memberi sinyal inflasi inti mulai mendingin. Ini membuat spekulasi pemangkasan suku bunga The Fed semakin ramai, karena tekanan harga dinilai bergerak turun secara bertahap.
Di pasar suku bunga, investor terbagi: ada yang memperkirakan dua kali pemangkasan, ada juga yang menilai bisa tiga kali tahun ini. Perkiraan ini lebih agresif dibanding proyeksi median pejabat The Fed yang cenderung hanya satu kali, sehingga emas mendapat tambahan tenaga.
Selain faktor suku bunga, permintaan aset aman ikut menguat karena kekhawatiran soal independensi The Fed dan risiko geopolitik. Pasar menyorot penyelidikan hukum terkait kesaksian Ketua The Fed Jerome Powell, serta memantau ketegangan Iran yang memunculkan kembali spekulasi keterlibatan AS. Kombinasi ini membuat emas tetap “nyaman” di area tinggi. (az)
Sumber: Newsmaker.id