Emas Nahan Napas Jelang CPI
Harga emas (XAU/USD) bergerak defensif pada Selasa (13/1), masih tertahan di bawah $4.600 meski tetap di dekat rekor tertinggi. Di sesi Eropa, spot gold berada di sekitar $4.594 per ons, setelah sempat menyentuh puncak baru di atas $4.600 pada perdagangan sebelumnya.
Penahan utama emas hari ini datang dari dolar AS yang mencoba bangkit setelah melemah sehari sebelumnya. Namun penguatan dolar diperkirakan tidak akan “leluasa”, karena pasar masih sensitif terhadap isu independensi The Fed—faktor yang membuat investor ragu untuk agresif memburu USD.
Di luar faktor dolar, emas tetap punya bantalan dari ketidakpastian geopolitik yang belum reda, sehingga tekanan turun cenderung terbatas. Situasi ini menjaga minat safe haven tetap hidup, walau pasar saham yang relatif positif bisa menahan laju emas untuk sementara.
Arah berikutnya sangat bergantung pada rilis inflasi AS (CPI) Desember. Data ini akan membentuk ekspektasi jalur suku bunga The Fed dan bisa memberi “dorongan arah” baru untuk emas. Dengan tren besar yang masih kuat, koreksi biasanya dipandang sebagai peluang beli—tapi karena posisi harga sudah tinggi, pembeli juga perlu waspada terhadap fase konsolidasi/profit taking. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id