Menurut Pasar dan Pemimpin Fed Pemangkasan Suku Bunga di 29 Oktober 2025 “Hampir Pasti” Terjadi
Pasar keuangan global kini menempatkan ekspektasi hampir 100 % bahwa Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis point (bps) pada pertemuan kebijakan yang dijadwalkan pada 28–29 Oktober 2025. Arah ini diperkuat oleh data inflasi AS yang dirilis pekan ini dan sejumlah pernyataan pejabat Fed yang secara terbuka mendukung langkah tersebut.
Data terbaru menunjukkan bahwa indeks harga konsumen (CPI) AS pada bulan September naik 0,3 % secara bulanan dan 3,0 % secara tahunan, sedikit di bawah proyeksi pasar.
Pengaruh moderasi inflasi ini telah memperkuat sinyal bahwa Fed merasa mendapatkan “ruang” untuk mulai melonggarkan kebijakan moneter.
Pejabat Fed pun mulai berbicara terbuka tentang pemangkasan yang akan datang. Sebagai contoh, Gubernur Fed Christopher Waller menyatakan:
“Berdasarkan semua data yang kami miliki mengenai pasar tenaga kerja, saya yakin FOMC akan menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin lagi pada pertemuan kami yang berakhir pada 29 Oktober”.
Waller menambahkan bahwa penurunan suku bunga akan bergantung pada perkembangan data tenaga kerja dan produk domestik bruto (GDP).
Ketua Fed Jerome Powell juga memberi sinyal searah. Dalam pidatonya ia menyebut bahwa perlambatan dalam perekrutan pekerja menjadi “ancaman besar” bagi ekonomi AS, dan bahwa kondisi saat ini mendukung dua pemangkasan lebih lanjut tahun ini.
Media besar dan lembaga riset turut menyoroti momentum ini. Sebuah penilaian awal Reuters menyebut:
Laporan dari Investopedia juga mencatat bahwa “Komite kebijakan Federal Reserve diperkirakan akan memangkas suku bunga acuannya sebesar seperempat poin” pada pertemuan tersebut.
Mengacu pada survei ekonom, 115 dari 117 ekonom memperkirakan pemangkasan sebesar 25 bps pada akhir Oktober. Ini mencerminkan konsensus sangat kuat bahwa Fed akan mulai fase pelonggaran kebijakan moneter.
Meski peluang sangat tinggi, para analis mengingatkan agar tidak melupakan “tone” komunikasi Fed setelah pemangkasan. Bila pernyataan Fed terlalu berhati-hati atau mengindikasikan bahwa pemangkasan selanjutnya belum pasti, pasar bisa bereaksi negatif. Sebagai contoh, Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee berkata:
“Saya agak khawatir dengan pemotongan suku bunga secara front-loading, karena saya berasumsi bahwa kenaikan inflasi tersebut akan hilang begitu saja.”
Untuk investor dan pelaku pasar, ini artinya: • Pemangkasan diharapkan terjadi, sehingga instrumen yang sensitif terhadap suku bunga jangka pendek – seperti obligasi, saham pertumbuhan dan emas – sudah mulai merespons. • Namun, keberlanjutan pemangkasan dan proyeksi Fed ke depan menjadi faktor penting: bila Fed menyiratkan hanya satu pemangkasan saja atau menunda lebih lanjut, maka reaksi pasar bisa terbalik.
Kesimpulannya: Menggabungkan data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan, ekspektasi pemangkasan yang sudah sangat kuat, serta pernyataan pejabat Fed yang mendukung, peluang bahwa Fed akan memangkas suku bunga pada 29 Oktober berada di jalur sangat tinggi. Pemangkasan tersebut tampak tidak lagi hanya sebagai peluang — tetapi hampir menjadi keharusan dalam kalkulasi pasar.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id