• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

23 September 2025 11:16  |

Kenapa Arah Kebijakan Powell Kini Dianggap Dovish ?

Harga emas kembali menguat tajam setelah pasar menafsirkan pidato terbaru Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, bernuansa dovish. Menariknya, reaksi ini berbeda dengan beberapa bulan lalu, ketika komentar serupa justru dianggap hawkish dan menekan harga emas.

Perbedaan respons pasar ini terjadi karena konteks kebijakan moneter AS telah berubah. Pada fase awal pemangkasan suku bunga, The Fed menekankan bahwa langkah pelonggaran akan dilakukan secara hati-hati. Kala itu, pasar menganggap pesan tersebut hawkish karena ekspektasi pemangkasan cepat tidak terwujud, sehingga dolar menguat dan emas tertekan.

Kini, dengan inflasi yang melandai dan risiko resesi semakin nyata, pernyataan Powell bahwa pemangkasan suku bunga masih akan berlanjut meski bertahap justru dipandang dovish. Pasar menilai hal ini sebagai sinyal likuiditas akan terus longgar, mendorong pelemahan dolar dan penurunan imbal hasil obligasi AS. Kondisi tersebut menjadi katalis positif bagi harga emas.

Selain faktor kebijakan moneter, ketidakpastian geopolitik global juga memperkuat permintaan aset safe haven. Kombinasi melemahnya dolar, turunnya yield, serta arus masuk investasi ke emas membuat logam mulia ini terus berada di jalur penguatan.

Analis menilai, perubahan interpretasi pasar menunjukkan betapa pentingnya konteks siklus moneter dalam membaca arah pidato pejabat The Fed. Nada Powell yang sama bisa ditafsirkan berbeda tergantung fase kebijakan dan ekspektasi investor.(mrv)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

FISCAL & MONETARY

Australia Pangkas Suku Bunga Tunai ke Level Terendah 2 Tahun...

Bank Sentral Australia (RBA) memangkas suku bunga tunai sebesar 25bps menjadi 3,85% pada pertemuan bulan Mei, pemangkasan suk...

20 May 2025 12:13
FISCAL & MONETARY

Bank of Japan Main Aman, Pengurangan JGB Bakal Dipangkas?

Bank of Japan (BoJ) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga jangka pendek tidak disesuaikan pada 0,5% setelah tinjauan ke...

17 June 2025 08:18
FISCAL & MONETARY

Kepala BOJ Berjanji Untuk Meneliti Dampak Tarif AS Dalam Men...

Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda mengatakan pada hari Rabu (9/4) bahwa bank sentral akan menganalisis dengan cermat bagaiman...

9 April 2025 08:28
FISCAL & MONETARY

BOJ Pertahankan Suku Bunga, Pangkas Prospek Pertumbuhan PDB

Bank of Japan (BOJ) mempertahankan suku bunga jangka pendek utamanya tidak berubah pada 0,5% selama pertemuannya di bulan Mei...

1 May 2025 10:46
BIAS23.com NM23 Ai