• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

23 September 2025 00:54  |

Hammack: Fokus Inflasi, The Fed Diminta Waspadai Risiko Ekonomi Memanas

Presiden Federal Reserve Bank of Cleveland, Beth Hammack, mengatakan bahwa ia tetap berfokus pada inflasi dan para pejabat harus berhati-hati tentang pemotongan suku bunga untuk menghindari ekonomi yang terlalu panas.

Hammack mengatakan ada tanda-tanda bahwa pasar tenaga kerja masih kuat meskipun terjadi perlambatan pertumbuhan lapangan kerja baru-baru ini, termasuk rendahnya PHK dan tingkat pengangguran yang rendah. Sementara itu, inflasi telah berada di atas target The Fed sebesar 2% selama lebih dari empat tahun dan mungkin tidak akan kembali ke target bank sentral selama beberapa tahun lagi, katanya.

“Saya pikir kita harus sangat berhati-hati dalam menghapus pembatasan kebijakan moneter,” kata Hammack pada hari Senin (22/9) dalam sebuah diskusi yang dimoderatori di The Fed Cleveland. “Saya khawatir jika kita menghapus pembatasan itu dari perekonomian, keadaan bisa mulai terlalu panas lagi.”

Para pejabat The Fed sedang memperdebatkan seberapa jauh mereka harus menurunkan biaya pinjaman tahun ini setelah memotong suku bunga minggu lalu sebesar seperempat poin persentase, pemotongan pertama sejak Desember. Beberapa pembuat kebijakan semakin khawatir tentang meningkatnya risiko terhadap pasar tenaga kerja, sementara yang lain tetap khawatir tentang kemungkinan inflasi di atas target dapat didorong lebih tinggi oleh tarif dan kebijakan lainnya.

Hammack mengatakan kebijakan tersebut hanya "sangat ringan" membatasi setelah pemotongan suku bunga minggu lalu, sehingga suku bunga berada sedikit di atas level netral yang tidak merangsang maupun memperlambat pertumbuhan.

"Saya merasa kondisi tenaga kerja masih cukup baik, dan saya sangat khawatir tentang apa yang terjadi dengan inflasi," katanya.

Hammack mengatakan awal bulan ini bahwa dia tidak melihat alasan untuk menurunkan suku bunga pada bulan September, mengingat inflasi berjalan di atas target 2% The Fed dan berisiko bergerak lebih tinggi. Kepala The Fed Cleveland tidak memberikan suara dalam keputusan kebijakan tahun ini tetapi akan memberikan suara pada tahun 2026. (Arl)

Sumber: Bloomberg.com

Related News

FISCAL & MONETARY

Australia Pangkas Suku Bunga Tunai ke Level Terendah 2 Tahun...

Bank Sentral Australia (RBA) memangkas suku bunga tunai sebesar 25bps menjadi 3,85% pada pertemuan bulan Mei, pemangkasan suk...

20 May 2025 12:13
FISCAL & MONETARY

Bank of Japan Main Aman, Pengurangan JGB Bakal Dipangkas?

Bank of Japan (BoJ) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga jangka pendek tidak disesuaikan pada 0,5% setelah tinjauan ke...

17 June 2025 08:18
FISCAL & MONETARY

Kepala BOJ Berjanji Untuk Meneliti Dampak Tarif AS Dalam Men...

Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda mengatakan pada hari Rabu (9/4) bahwa bank sentral akan menganalisis dengan cermat bagaiman...

9 April 2025 08:28
FISCAL & MONETARY

BOJ Pertahankan Suku Bunga, Pangkas Prospek Pertumbuhan PDB

Bank of Japan (BOJ) mempertahankan suku bunga jangka pendek utamanya tidak berubah pada 0,5% selama pertemuannya di bulan Mei...

1 May 2025 10:46
BIAS23.com NM23 Ai