The Fed Siap Pangkas? Angkanya Bikin Kaget Nggak?
Menjelang keputusan FOMC pada Rabu-Kamis (WIB), pasar menilai pemangkasan suku bunga The Fed hampir pasti terjadi. Probabilitas untuk potong 25 bps berada di kisaran 90–95% menurut pricing futures (CME FedWatch), sementara peluang 50 bps dinilai tipis (≈5–10%). Fokus utama bukan hanya besarannya, tetapi juga dot plot dan penjelasan Jerome Powell soal kecepatan pelonggaran berikutnya.
Konsensus ekonom juga sejalan: dalam survei Reuters terbaru, 105 dari 107 ekonom memperkirakan The Fed memangkas 25 bps untuk pertama kalinya tahun ini. Banyak pelaku pasar kemudian memperdebatkan jalur selanjutnya—apakah pelonggaran berlanjut secara bertahap pada pertemuan berikutnya, atau The Fed akan berhenti sejenak menilai data inflasi dan tenaga kerja.
Di sisi house view bank besar, Morgan Stanley dan Deutsche Bank memproyeksikan tiga kali pemangkasan sepanjang 2025, selaras dengan tanda-tanda melemahnya tekanan inflasi. Namun ada kubu minoritas yang lebih agresif: Standard Chartered membuka skenario 50 bps bulan ini setelah data ketenagakerjaan melemah—meski peluangnya tetap kecil dibanding konsensus 25 bps.
Intinya, angka pemangkasan mungkin tidak terlalu mengejutkan pasar—yang akan lebih menentukan arah aset adalah nada Powell dan proyeksi suku bunga terbaru. Jika Powell memberi sinyal pelonggaran lebih cepat/lebih sering, dolar bisa tertekan dan aset risiko terbantu; sebaliknya, jika pesannya hati-hati, reli aset berisiko bisa tertahan.(ayu)
Sumber: Newsmaker.id