Menurut Fed Barkin, Konsumen Dapat Redam Inflasi Akibat Tarif
Presiden The Fed Richmond Thomas Barkin menilai perilaku belanja konsumen—yang kini makin selektif dan gemar “trading down”—dapat meredam lonjakan harga akibat tarif impor, sehingga tekanan inflasi ke depan berpotensi lebih moderat dari yang dikhawatirkan. Ia menyampaikan pandangan itu dalam rangkaian pidato/komentarnya pekan ini, termasuk jelang acara bertajuk “Why the Consumer Matters” yang dijadwalkan Rabu malam WIB di Greenville Chamber of Commerce.
Barkin juga mengisyaratkan sikap berhati-hati terhadap peluang pemangkasan suku bunga pada September, menekankan ketidakpastian keseimbangan risiko antara inflasi dan pasar kerja. Meski bukan pemilih kebijakan tahun ini, ia menyebut konsumen masih relatif tangguh dan pasar tenaga kerja “tidak biasa namun stabil,” sehingga arah kebijakan perlu ditentukan data ke depan.
Dalam pidato terkait kemarin, Barkin menyoroti pola belanja rumah tangga berpendapatan rendah–menengah (beralih ke merek privat dan opsi lebih murah), yang menurutnya menjadi penyangga terhadap potensi kenaikan harga lebih luas. Namun ia mengingatkan, pelemahan permintaan yang terlalu tajam bisa menekan volume usaha dan margin, dengan risiko terhadap ketenagakerjaan—walau PHK besar-besaran dinilai tidak mungkin karena pasar tenaga kerja yang ketat.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id