AS Tolak Permintaan India di WTO Terkait Tarif Tembaga 50%
Amerika Serikat menolak permintaan India untuk mengadakan konsultasi di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terkait tarif 50% atas tembaga dan produk turunannya, dengan alasan bahwa tarif tersebut bukan merupakan langkah pengamanan (safeguard) seperti yang diklaim New Delhi.
Menurut The Economic Times, AS menyampaikan kepada WTO bahwa tidak ada “dasar” bagi India untuk meminta konsultasi. Awal bulan ini, India mengajukan permintaan tersebut berdasarkan Perjanjian WTO tentang Safeguards.
Ini menandai ketiga kalinya India meminta konsultasi WTO dengan AS dan ditolak Washington, setelah perselisihan sebelumnya terkait baja dan aluminium, serta kendaraan dan komponen otomotif.
AS memberlakukan tarif 50% atas nilai input tembaga untuk impor produk setengah jadi dan turunan tembaga mulai 1 Agustus, berdasarkan Section 232 dari Trade Expansion Act tahun 1962. Kebijakan ini diberlakukan tanpa batas waktu. (az)
Sumber: Tradingeconomics.com