• Mon, Jan 19, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

9 August 2025 02:41  |

Gedung Putih Akan Klarifikasi Tarif Emas Setelah Putusan Picu Kekacauan

Pemerintahan Trump mengisyaratkan akan mengeluarkan kebijakan baru yang mengklarifikasi bahwa impor emas batangan tidak akan dikenakan tarif, setelah sebuah badan pemerintah AS mengejutkan para pedagang dengan secara resmi memutuskan bahwa emas batangan akan dikenakan bea masuk.

Pemerintah bermaksud untuk mengeluarkan perintah eksekutif dalam waktu dekat untuk mengklarifikasi apa yang disebutnya sebagai misinformasi tentang tarif emas dan produk khusus lainnya, seorang pejabat Gedung Putih mengatakan kepada Bloomberg dalam sebuah pernyataan tertulis. Pejabat tersebut merinci rencana tersebut pada hari Jumat (8/8) dengan kondisi anonim.

Harga berjangka di Comex New York memangkas keuntungan dan patokan global untuk harga spot di London turun setelah pernyataan Gedung Putih. Selisih harga antara dua pusat perdagangan utama tersebut anjlok di bawah $60 per ons, setelah sebelumnya melonjak di atas $100 sebagai respons terhadap guncangan tarif awal.

Kekacauan yang mengguncang pasar emas batangan dalam 23 jam terakhir terjadi setelah munculnya rincian putusan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS yang menyatakan bahwa emas batangan seberat satu kilogram dan 100 ons dikenakan apa yang disebut tarif timbal balik. Putusan tersebut, yang diposting di situs web lembaga tersebut, muncul setelah sebuah perusahaan penyulingan Swiss meminta kejelasan tentang pungutan tersebut. Arahan semacam itu akan membawa implikasi luas bagi emas batangan di seluruh dunia dan dapat mengganggu fungsi kontrak berjangka AS.

Ekuitas terkait emas juga turun dengan cepat setelah pernyataan Gedung Putih, dengan saham pertambangan emas yang lebih besar termasuk Newmont Corp. dan Agnico Eagle Mines Ltd. segera menghapus keuntungan sebelumnya, seperti halnya penyedia royalti emas Franco-Nevada Corp. dan dana seperti VanEck Gold Miners ETF.

Emas memiliki peran unik sebagai aset keuangan dan mata uang global, membuatnya berbeda dari tembaga, baja, dan aluminium — logam lain yang telah terkena tarif Trump. Pengiriman dibekukan sebagai respons terhadap keputusan bahwa impor emas akan dikenakan bea masuk AS, kata para pedagang pada hari Jumat sebelumnya.

Perintah Gedung Putih yang mengklarifikasi posisinya akan berfungsi untuk meredakan kekacauan pasar yang disebabkan oleh kekhawatiran akan tarif impor emas.

Para pejabat pemerintahan Trump telah berulang kali berjanji bahwa tarif periode kedua presiden tidak akan ditandai dengan pengecualian, setelah sejumlah pengecualian yang diberikan selama empat tahun pertama masa jabatannya dianggap melemahkan efektivitas pungutan sebelumnya. (Arl)

Sumber: Bloomberg

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com NM23 Ai