• Sat, Jan 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

27 November 2025 22:34  |

Perang Ukraina: Putin Isyaratkan Terbuka pada Proposal Trump

Proposal Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang di Ukraina dapat menjadi dasar bagi perjanjian di masa mendatang, tetapi belum ada versi finalnya, kata Presiden Rusia Vladimir Putin, sembari mengisyaratkan keterbukaan untuk berdialog.

“Secara umum, kami sepakat bahwa ini dapat menjadi dasar bagi perjanjian di masa mendatang,” kata Putin, Kamis (27/11), dalam konferensi pers di Kirgistan setelah KTT Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif. “Namun, tidak sopan bagi saya untuk membicarakan versi final apa pun sekarang. Tidak ada.”

Kremlin mengonfirmasi pada hari Rabu bahwa utusan presiden AS Steve Witkoff diperkirakan akan mengunjungi Moskow minggu depan dan bertemu dengan Putin, sementara Trump terus mendorong resolusi atas invasi Moskow ke Ukraina yang telah berlangsung hampir empat tahun. Trump pada hari Selasa mengatakan ada “kemajuan luar biasa” yang dicapai selama seminggu terakhir terkait proposal perdamaiannya, yang draf aslinya memicu kemarahan warga Ukraina dan Eropa.

Putin mengatakan bahwa, sepengetahuannya, rencana 28 poin tersebut telah disusun ulang menjadi empat bagian oleh Ukraina dan AS selama perundingan di Jenewa, dan hal itu dapat menjadi dasar perundingan. AS dan Ukraina telah mengatakan bahwa rencana tersebut telah disusun ulang sehingga hanya berisi 19 poin.

“Secara umum, kami melihat bahwa pihak Amerika mempertimbangkan posisi kami, yang telah dibahas sebelum Anchorage dan setelah Alaska,” kata Putin. “Kami benar-benar perlu duduk bersama dan membahas beberapa hal spesifik secara serius. Kami perlu menyampaikan semuanya dalam bahasa diplomatik.”

Putin juga membela Witkoff setelah Bloomberg News melaporkan bahwa utusan AS tersebut menasihati ajudan Kremlin, Yuri Ushakov, dalam panggilan telepon pada 14 Oktober tentang bagaimana pemimpin Rusia tersebut harus membahas masalah rencana perdamaian dengan Trump. Ia menyebut Witkoff cerdas dan sopan, dan membela percakapan kedua ajudan tersebut.

“Bapak Witkoff akan datang, dilihat dari semuanya, ke Moskow atas perintah Presiden Trump untuk melakukan negosiasi dengan kami,” katanya. "Akan mengejutkan jika saat berbicara dengan Ushakov dia malah memaki kami." Ia mengatakan Witkoff sedang berusaha memulihkan hubungan AS-Rusia.

Sanksi AS baru-baru ini terhadap produsen minyak utama negara itu menunjukkan bahwa AS masih membela kepentingannya sendiri, menurut Putin. (Arl)

Sumber: Bloomberg.com

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com NM23 Ai