Survei Philly Fed “Meledak”, Pesanan Baru Ikut Naik
Aktivitas manufaktur di wilayah Philadelphia menunjukkan pemulihan tajam pada Januari, memberi sinyal bahwa sektor pabrik AS mulai membuka tahun dengan nada yang lebih solid. Survei Philadelphia Fed Manufacturing melonjak dari posisi negatif bulan sebelumnya dan keluar dari zona kontraksi.
Indeks utama Philly Fed yang dirilis hari Kamis (15/1), naik 21,4 poin ke 12,6 pada Januari—tertinggi sejak September—setelah Desember (yang direvisi) berada di -8,8. Hasil ini juga jauh melampaui ekspektasi pasar yang memperkirakan indeks masih bertahan di wilayah negatif.
Perbaikan terlihat jelas pada komponen aktivitas inti. Pesanan baru naik ke 14,4 dan pengiriman menguat ke 9,5, menandakan permintaan dan distribusi mulai membaik. Sementara itu, persediaan turun ke -8,4, level terendah sejak pertengahan 2024, yang mengindikasikan perusahaan cenderung mengurangi stok atau stok belum sempat terisi kembali secepat kenaikan aktivitas.
Dari sisi tenaga kerja, kondisi masih positif meski tidak sekuat bulan sebelumnya. Indeks employment bertahan di 9,7, sementara jam kerja turun tipis ke 9,1—menggambarkan ekspansi yang masih berjalan, tetapi perusahaan tetap hati-hati dalam menambah beban kerja.
Tekanan harga juga belum benar-benar hilang. Indeks harga yang dibayar sedikit turun ke 46,9, namun masih menunjukkan biaya input tinggi. Di sisi lain, harga yang diterima justru naik ke 27,8, menandakan sebagian pelaku usaha masih mampu meneruskan biaya ke harga jual.
Ke depan, optimisme tetap ada tetapi mulai lebih kalem. Indeks future activity turun ke 25,5, dengan future new orders melemah ke 32,9 sementara future shipments naik ke 40,8. Perusahaan pada dasarnya masih melihat peluang pertumbuhan dalam enam bulan ke depan, namun dengan catatan: perekrutan diproyeksikan naik moderat dan tekanan harga masih berpotensi bertahan. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id