Perak Turun Tipis, Tekanan Datang dari Dolar yang Menguat
Harga perak (XAG/USD) melemah pada perdagangan Senin (25/8), bergerak di sekitar $38,749 per troy ons setelah reli tiga hari sebelumnya. Pelemahan ini sejalan dengan penguatan tipis dolar AS, yang membuat logam mulia berdenominasi USD menjadi kurang menarik bagi investor luar negeri. Meskipun demikian, ekspektasi kuat terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve bulan depan tetap memberikan dukungan fundamental, mengingat perak bersama emas cenderung menguat dalam kondisi suku bunga rendah.
Dari sisi permintaan, fundamental industri juga menopang harga perak, terutama karena meningkatnya kebutuhan dari sektor energi terbarukan. Data terbaru menunjukkan lonjakan ekspor sel surya China lebih dari 70% pada paruh pertama tahun ini, didorong oleh permintaan kuat dari India. Faktor ini menambah sentimen positif jangka menengah terhadap perak sebagai komoditas industri sekaligus aset lindung nilai, meskipun dalam jangka pendek harga masih rentan terkoreksi mengikuti dinamika dolar dan arah kebijakan moneter AS.
Harga perak pada saat penulisan turun -0.37% pada $38,749/Toz.
- Beli jika harga bergerak ke $38.889
- Jual jika harga bergerak ke $38.609
Resistance 2: $39.329
Resistance 1: $39.029
Support 1: $38.469
Support 2: $38.169
DISCLAIMER
Catatan: Artikel ini hanya untuk analisis dan bukan referensi definitif. Harap pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun. (alg)
Sumber: Newsmaker.id