Besarnya Pasokan Tekan Harga Minyak
Pasar minyak saat ini menghadapi tekanan fundamental bearish yang kuat. IEA memperkirakan pasokan global akan meningkat pesat—sekitar +2,5 juta barel per hari di tahun 2025—sementara pertumbuhan permintaan terus melemah, hanya sekitar +680 rb bph, akibat lemahnya konsumsi di negara maju serta China, India, dan Brasil . OPEC+ pun merespons dengan menghentikan kebijakan pemangkasan produksi dan malah menaikkan output, memperparah surplus global . Data terkini menunjukkan bahwa produsen minyak serpih AS mulai menurunkan investasi hingga menonaktifkan rig karena harga minyak berada di bawah titik impas.
Analisis lain menyebut bahwa Brent mencoba rebound dari zona dukungan $64,75–65,00, dengan peluang kenaikan menuju $67 jika berhasil bertahan di atas level tersebut. Jika tidak, penurunan bisa lanjut ke $64,00.
Harga minyak saat berita ini ditulis berada pada level $66.75/Toz.
- Beli jika harga bergerak ke sekitar $66.80
- Jual jika harga bergerak sekitar $66.70
Resistensi 2: $66.98
Resistensi 1 : $66.83
Support 1 : $66.66
Support 2: $66.51
DISCLAIMER
Catatan: Artikel ini analisis hanya dan bukan referensi definitif. Perhatikan perkembangan aspek fundamental dan teknis dalam bertransaksi sebelum mengambil keputusan investasi.
Sumber: Newsmaker.id