Perak Kembali ke Area $38 Setelah Sempat ke Level Tertingginya Sejak 2011
Harga perak sedikit melemah dan kini berada di kisaran US $39–39,40 per ounce, masih berada di dekat level tertinggi sejak 2011. Penguatan imbal hasil obligasi dan dolar AS sedikit menahan laju kenaikan, namun secara tahunan logam putih ini masih mencatat lonjakan lebih dari 36%—memimpin dibanding emas yang naik sekitar 31%.
Pasar perak global mencatat defisit selama lima tahun berturut-turut, dan pada 2025 diperkirakan kekurangan sekitar 149 juta ounce. Produksi tambang naik tipis, tapi belum cukup mengimbangi permintaan yang melonjak. Meskipun ada tekanan dari penguatan dolar AS dan kebijakan tarif, tren defisit pasokan dan permintaan jangka panjang membuat outlook perak tetap positif. Rasio emas–perak yang masih tinggi menunjukkan bahwa perak masih undervalued.
Saat ini perak diperdagangkan di $38.977, turun 0.1%.
Rekomendasi:
Beli jika harga bergerak di area $39.077
Jual jika harga bergerak di area $38.877
Resistance 2: $39.359
Resistance 1: $39.152
Support 1 :$38.802
Support 2: $38.595
Catatan: Artikel ini ditujukan untuk analisis dan bukan sebagai acuan pasti. Selalu perhatikan perkembangan fundamental dan teknikal sebelum mengambil keputusan investasi.
Sumber: Newsmaker.id