Perak Menguat di Tengah Ancaman Tarif AS
Harga perak naik pada hari selasa (15/7), mencerminkan kekuatan permintaan safe-haven di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global. Lonjakan ini juga didorong oleh ekspektasi inflasi yang tinggi menjelang rilis data IHK AS, serta ancaman tarif sekunder 100% oleh AS terhadap pembeli minyak Rusia yang meningkatkan kekhawatiran pasar. Selain faktor makro, perak juga mendapat dukungan dari permintaan industri yang solid, khususnya dari sektor energi terbarukan dan kendaraan listrik.
Rekomendasi:
Beli jika harga menembus di atas $38.377
Jual jika harga menembus di bawah $38.097
Resistance 2: $38.977
Resistance 1: $38.677
Support 1: $37.797
Support 2: $37.497
Catatan: Artikel ini ditujukan untuk analisis dan bukan sebagai acuan pasti. Selalu perhatikan perkembangan fundamental dan teknikal sebelum mengambil keputusan investasi.
Sumber: Newsmaker.id