Sentimen Global Reda, Harga Perak Terdorong Turun
Harga perak turun di kisaran $35 selama jam perdagangan Eropa pada hari Jumat (27/6). Logam mulia putih ini menghadapi tekanan jual yang tajam akibat membaiknya hubungan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok serta tidak adanya tanda-tanda pelanggaran gencatan senjata antara Israel dan Iran.
Selama sesi perdagangan Eropa, juru bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok mengonfirmasi bahwa Beijing telah setuju untuk mempercepat ekspor logam tanah jarang ke AS, sementara Washington akan mencabut hambatan non-tarif.
Sementara itu, peningkatan spekulasi dovish Federal Reserve (Fed) karena ketegangan antara Donald Trump dan Ketua Jerome Powell mengenai sikap kebijakan moneter telah gagal memberikan dukungan terhadap harga Perak. Spekulasi dovish Fed meningkat karena investor mengharapkan penerus Powell yang disukai Trump akan mendukung agenda ekonominya.
Harga perak saat berita ini dirilis -198% atau diperdagangkan pada level $35.88/ Tozz.
REKOMENDASI
- Beli jika harga menembus di atas $36.026
- Jual jika harga menembus di atas $35.746
Resistence 2: $36.466
Resistence 1:$ 36.326
Support 1: $35.446
Support 2: $35.306
Catatan: Artikel ini hanya untuk tujuan analitis dan bukan referensi definitif. Harap perhatikan perkembangan fundamental dan teknis dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber : Newsmaker.id