
Trending

Market Update
Sumber: Newsmaker.id
Bursa saham Amerika Serikat kembali melemah pada perdagangan Kamis (24/9) setelah kenaikan imbal hasil obligasi Treasury meningkatkan kekhawatiran investor terhadap prospek suku bunga Federal Reserve (The Fed). Tekanan terbesar terlihat pada sektor teknologi dan saham berbasis kecerdasan buatan (AI) yang sensitif terhadap kenaikan biaya pendanaan.
Indeks S&P 500 turun 0,5%, sementara Nasdaq 100 melemah hampir 1% dan Dow Jones turun sekitar 0,3%. Pergerakan negatif terjadi setelah data ekonomi AS menunjukkan aktivitas bisnis meningkat dengan cepat, namun diikuti tekanan harga yang lebih tinggi sehingga pasar kembali memperkirakan kebijakan moneter ketat dapat bertahan lebih lama.
Kenaikan yield Treasury menjadi perhatian utama investor karena membuat biaya modal meningkat dan mengurangi daya tarik saham pertumbuhan. Kondisi tersebut memberikan tekanan terhadap perusahaan teknologi besar, dengan saham seperti Nvidia, Marvell, Intel, Amazon, dan Alphabet mengalami penurunan sekitar 1% hingga 3%.
Selain faktor suku bunga, pasar juga mencermati perkembangan geopolitik setelah harapan penyelesaian konflik Iran–AS dan negara-negara Teluk mulai meredup. Ketidakpastian tersebut menjaga tekanan terhadap pasar energi dan meningkatkan risiko inflasi global yang dapat mempersulit langkah The Fed.
Sumber: newsmaker.id