
Trending

usdchf
Sumber: Newsmaker.id
USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan bergerak di sekitar 0,8220 pada perdagangan Jumat (30/10). Tekanan terhadap pasangan ini berasal dari pelemahan dolar AS setelah optimisme terhadap upaya diplomasi AS-Iran mengurangi permintaan terhadap aset safe haven.
Meredanya ketegangan Timur Tengah juga mengurangi kekhawatiran terhadap gangguan pasokan minyak dan tekanan inflasi. Kondisi tersebut membuat peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Desember turun menjadi sekitar 75%, dari 84,2% sehari sebelumnya.
Upaya diplomasi kembali menjadi perhatian setelah Wakil Presiden AS JD Vance menghubungi Mohsen Rezaei untuk membuka kembali pembicaraan damai dengan Iran. Langkah tersebut mendapat persetujuan Presiden Donald Trump dan membantu mengurangi sebagian premi risiko geopolitik.
Namun, pelemahan USD/CHF berpotensi terbatas karena franc Swiss masih tertekan aktivitas carry trade. Suku bunga Swiss yang sangat rendah membuat franc menjadi mata uang pendanaan, sehingga investor cenderung meminjam franc untuk membeli aset dengan imbal hasil lebih tinggi.
Di sisi Swiss, SNB mempertahankan suku bunga di 0% dan belum melihat kebutuhan untuk mengubah kebijakan dalam waktu dekat. Analisis Newsmaker: Pelemahan dolar dan turunnya ekspektasi kenaikan suku bunga Fed mendukung USD/CHF untuk turun, tetapi suku bunga Swiss yang rendah membatasi penguatan franc. Perkembangan diplomasi AS-Iran serta arah kebijakan Fed dan SNB akan menjadi penentu berikutnya. (srh)
Sumber: Newsmaker.id