• Sat, Jan 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

22 November 2024 16:52  |

Emas Siap untuk Naik Tertinggi karena Meningkatnya Permintaan Safe-Haven

Emas menuju kenaikan mingguan terbesarnya sejak Oktober tahun lalu karena meningkatnya konflik Rusia-Ukraina meningkatkan daya tariknya sebagai aset safe-haven, dengan para pedagang juga mempertimbangkan prospek pelonggaran lebih lanjut oleh Federal Reserve.

Emas batangan naik 1,4% menjadi $2.706,73 per ons pada pukul 9:43 pagi di London setelah Ukraina mengatakan Rusia meluncurkan rudal balistik jenis "baru" ke arah kota Dnipro dalam sinyal yang mengkhawatirkan bagi para pendukung Barat Kyiv. Meningkatnya ketegangan geopolitik cenderung mendorong investor ke aset safe-haven, seperti emas batangan.

"Eskalasi balasan antara Rusia dan Ukraina telah mengangkat suhu geopolitik ke tingkat yang lebih tinggi daripada yang terlihat selama perang selama setahun antara Israel dan militan yang didukung Iran, dan pasar telah meresponsnya dengan tepat," kata Ole Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank. Permintaan aset safe haven yang kembali meningkat "telah membsngkitkan momentum baru kembali ke pasar setelah koreksi awal November," imbuh Hansen.

Para pedagang juga mempertimbangkan komentar dari Presiden Fed Bank of Chicago Austan Goolsbee, yang mengatakan bahwa ia melihat suku bunga bergerak "sedikit lebih rendah," dan menyatakan keyakinannya bahwa inflasi mereda mendekati target bank sentral. Suku bunga yang lebih rendah biasanya menguntungkan emas batangan karena tidak membayar bunga.

Logam mulia telah melonjak sekitar 30% sepanjang tahun ini, didukung oleh pembelian bank sentral yang sehat, meningkatnya permintaan aset safe haven, dan siklus pemotongan suku bunga oleh Fed. Reli logam mulia terhambat dalam beberapa minggu setelah terpilihnya kembali Donald Trump, karena dolar melonjak ke rekor, membebani komoditas.

Ada ekspektasi luas untuk rekor baru pada tahun 2025, dengan Goldman Sachs Group Inc. dan UBS Group AG keduanya mengeluarkan prospek bullish untuk logam mulia dalam beberapa hari terakhir.(ayu)

Sumber: Bloomberg

Related News

GOLD

Harga Emas Berjangka Turun Dalam Perdagangan karena Dolar AS...

Harga emas berjangka turun setelah mencapai level tertinggi dalam lebih dari seminggu. Harga emas berjangka turun 0,2% pada $...

20 November 2024 16:28
GOLD

Emas Menguat Pada Kemungkinan Pemulihan Teknis

Emas naik pada perdagangan awal Asia pada Senin (18/11) karena kemungkinan pemulihan teknis. Emas mengakhiri perdagangan h...

18 November 2024 07:49
GOLD

Reli Dolar Tekan Emas Dekati Level Terendah Dua Bulan

Harga emas turun mendekati level terendah dua bulan pada hari Selasa (12/11) menghadapi dolar yang lebih kuat, optimisme akan...

13 November 2024 03:39
GOLD

Emas Bertahan Di Level $2730an di Sesi Tengah Hari AS

Harga emas stabil pada Senin (4/11), di tengah kehati-hatian investor menjelang pemilu Amerika Serikat (AS) dan keputusan suk...

4 November 2024 23:12
BIAS23.com NM23 Ai