
Trending

Analisis Pasar
Sumber: Newsmaker.id
Harga emas masih mempertahankan bias bullish setelah bergerak di area US$4.650–4.670 pada sesi Asia. Secara fundamental, emas masih mendapat dukungan dari kekhawatiran terhadap kondisi fiskal AS, pelemahan dolar, serta ekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar. Di sisi lain, perkembangan diplomasi AS–Iran mulai memberikan sedikit tekanan terhadap safe haven setelah muncul pembicaraan mengenai koridor pelayaran di Selat Hormuz. Namun, belum adanya kesepakatan gencatan senjata baru membuat risiko geopolitik tetap menjadi penopang bagi emas.
Untuk perdagangan hari ini, perhatian pasar akan tertuju pada data ekonomi AS dan pergerakan Treasury yield, karena keduanya dapat menentukan arah dolar dan emas berikutnya. Jika yield kembali turun dan dolar melemah, emas berpeluang kembali menguji US$4.700. Sebaliknya, jika data AS memperkuat ekspektasi The Fed mempertahankan kebijakan ketat, dolar dan yield berpotensi naik sehingga memicu profit taking. Dengan posisi emas yang sudah cukup tinggi, menurut saya US$4.700 menjadi level kunci: breakout membuka ruang penguatan lanjutan, sementara kegagalan menembusnya berpotensi membawa harga kembali menguji area US$4.650–4.600.(mrv)
Harga emas pada saat analisis ini dibuat: $4.658
- Beli jika harga bergerak ke $4.663
- Jual jika harga bergerak ke $4.653
Resistance 2: $4.696
Resistance 1: $4.676
Support 1: $4.632
Support 2: $4.608
Catatan: Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan saran mutlak. Harap pertimbangkan dampak perkembangan fundamental dan teknikal terhadap aktivitas trading sebelum mengambil keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id