
Trending

Analisis Pasar
Sumber: Newsmaker.id
Harga minyak Brent kembali menguat pada perdagangan Kamis, ditopang meningkatnya kekhawatiran terhadap pasokan dari Timur Tengah. Sentimen pasar memburuk setelah muncul laporan bahwa pemerintah AS meminta militer menyiapkan opsi serangan terhadap Iran. Ancaman eskalasi tersebut kembali meningkatkan premi risiko pada minyak, terutama karena konflik dapat mengganggu jalur ekspor penting melalui Selat Hormuz.
Penguatan Brent juga mendapat dukungan dari gangguan produksi di Teluk Meksiko akibat badai serta penurunan stok minyak mentah AS sebesar 3,2 juta barel. Namun, kenaikan masih tertahan oleh rencana International Energy Agency (IEA) mempercepat pelepasan cadangan minyak sekitar 100 juta barel dan pulihnya arus ekspor dari Timur Tengah. Kondisi ini membuat Brent masih berpotensi bergerak volatil, dengan pasar terus menimbang antara risiko gangguan pasokan dan tambahan suplai global.
Harga minyak pada saat analisis ini dirilis: $101.33
- Beli jika harga bergerak ke $101.43
- Jual jika harga bergerak ke $101.12
Resisten 2: $101.85
Resisten 1: $101.54
Support 1: $100.92
Support 2: $100.61
Catatan: Artikel ini besifat analitis dan bukan referensi definitif. Harap mempengaruhi dampak perkembangan fundamental dan teknikal terhadap perdagangan sebelum mengambil keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id