
Trending

Analisis Pasar
Sumber: Newsmaker.id
Harga Brent saat ini mengalami koreksi pada senin (5/10) setelah sebelumnya menguat tajam, seiring pasar mulai mengambil keuntungan (profit taking) dan menimbang kembali prospek pasokan global. Tekanan juga muncul dari indikasi bahwa sebagian arus minyak Timur Tengah mulai pulih, sementara keputusan OPEC+ yang mempertahankan kebijakan produksi membuat kekhawatiran terhadap kekurangan pasokan sedikit mereda. Kondisi tersebut mengurangi premi risiko yang sebelumnya mendorong Brent naik mendekati level US$100 per barel.
Namun, ruang penurunan Brent masih berpotensi terbatas selama risiko geopolitik Timur Tengah tetap tinggi. Ketegangan di sekitar Selat Hormuz dan jalur perdagangan energi masih menjadi faktor yang dapat memicu gangguan pasokan secara tiba-tiba. Dengan demikian, koreksi Brent saat ini lebih mencerminkan pelemahan momentum jangka pendek, sementara arah berikutnya tetap bergantung pada perkembangan konflik, arus ekspor Timur Tengah, serta kebijakan OPEC+.
Harga minyak pada saat analisis ini dirilis: $101.97
- Beli jika harga bergerak ke $101.07
- Jual jika harga bergerak ke $101.82
Resisten 2: $102.32
Resisten 1: $101.16
Support 1: $101.66
Support 2: $101.57
Catatan: Artikel ini bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Harap mempengaruhi dampak perkembangan fundamental dan teknikal terhadap perdagangan sebelum mengambil keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id