
Trending

Minyak
Sumber: Newsmaker.id
Harga minyak mulai mengalami penurunan setelah sebelumnya melonjak tajam, memberikan sedikit ruang bagi pasar saham dan obligasi yang sempat berada di bawah tekanan. Pelemahan harga energi membantu meredakan kekhawatiran terhadap inflasi yang sebelumnya meningkat akibat lonjakan harga minyak. Kondisi tersebut menjadi sentimen positif bagi investor karena tekanan terhadap biaya energi dan prospek suku bunga dapat sedikit berkurang.
Penurunan minyak juga membantu memperbaiki sentimen di pasar obligasi. Kenaikan harga energi sebelumnya mendorong kekhawatiran bahwa inflasi dapat bertahan lebih tinggi dan membuat bank sentral mempertahankan suku bunga pada level tinggi lebih lama. Ketika harga minyak mulai terkoreksi, tekanan tersebut sedikit mereda sehingga memberikan ruang bagi yield obligasi untuk turun dari level tingginya.
Di pasar saham, sektor yang sensitif terhadap suku bunga berpotensi mendapatkan manfaat dari penurunan yield. Saham teknologi dan perusahaan dengan valuasi tinggi menjadi salah satu kelompok yang paling diperhatikan karena biaya pendanaan dan tingkat diskonto sangat memengaruhi valuasinya. Namun, investor masih berhati-hati karena kekhawatiran terhadap tingginya investasi di sektor kecerdasan buatan dan valuasi saham teknologi belum sepenuhnya hilang.(CP)