
Trending

Emas
Sumber: Newsmaker.id
Harga emas bergerak menguat tipis pada perdagangan Selasa (29/9)setelah mengalami tekanan besar pada sesi sebelumnya. Logam mulia mencoba melakukan pemulihan setelah anjlok hampir 4% dan menyentuh level terendah dalam tujuh pekan, namun kenaikan masih terbatas karena investor tetap mencermati prospek kebijakan moneter ketat dari Federal Reserve (The Fed).
Harga emas spot bergerak di sekitar $4.140–$4.150 per ounce, setelah sebelumnya turun menuju area $4.113 akibat lonjakan imbal hasil Treasury Amerika Serikat dan penguatan dolar. Tekanan tersebut membuat emas kehilangan daya tarik karena investor mulai melihat aset berbasis imbal hasil seperti obligasi menjadi lebih menarik dibandingkan logam mulia yang tidak memberikan bunga.
Faktor utama yang masih membebani emas berasal dari meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga tambahan pada Oktober semakin besar setelah sejumlah pejabat The Fed memberikan sinyal bahwa tekanan inflasi masih membutuhkan kebijakan moneter ketat. Kenaikan harga energi akibat ketegangan Timur Tengah juga meningkatkan risiko inflasi sehingga memperkuat ekspektasi pengetatan kebijakan.
Selain kebijakan The Fed, dolar AS yang bertahan di sekitar level tertinggi dua bulan turut menjadi tekanan bagi emas. Dolar yang lebih kuat membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga dapat mengurangi permintaan global terhadap logam mulia. Di sisi lain, imbal hasil Treasury AS masih berada pada level tinggi setelah sebelumnya mencatat kenaikan signifikan akibat kekhawatiran inflasi dan risiko geopolitik.
Ke depan, pelaku pasar akan mencermati sejumlah data ekonomi Amerika Serikat, terutama indikator inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) dan laporan tenaga kerja Non-Farm Payrolls (NFP). Data tersebut akan menjadi kunci dalam menentukan apakah The Fed masih memiliki ruang untuk menaikkan suku bunga atau mulai memberikan sinyal perubahan kebijakan, yang pada akhirnya akan menentukan arah pergerakan emas berikutnya.(mrv)*
Sumber: Newsmaker.id