
Trending

Emas
Sumber: Newsmaker.id
Harga emas kembali menguat pada perdagangan Jumat (9/10), melanjutkan rebound setelah sebelumnya tertekan hingga menyentuh level terendah dalam beberapa pekan. Spot Gold bergerak di sekitar US$4.180 per troy ounce dan menguat lebih dari 1%, dengan pergerakan harian berada di kisaran US$4.130 hingga US$4.208. Penguatan ini menunjukkan mulai munculnya kembali minat beli setelah tekanan jual sebelumnya cukup kuat.
Dari sisi fundamental, penguatan emas terutama didukung oleh pelemahan dolar AS dan penurunan yield Treasury. Pasar obligasi mulai mendapatkan sentimen positif setelah lelang Treasury AS tenor 30 tahun menunjukkan permintaan yang solid, sehingga yield bergerak turun dari level tertinggi dalam lebih dari dua dekade. Penurunan yield mengurangi opportunity cost memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil, sementara dolar yang lebih lemah membuat emas lebih menarik bagi investor di luar AS.
Ekspektasi terhadap kebijakan The Fed juga memberikan ruang bagi emas untuk melakukan rebound. Pasar kini hanya memperkirakan peluang sekitar 19% untuk kenaikan suku bunga pada Oktober, sementara peluang kenaikan pada Desember berada di sekitar 83–84%. Artinya, investor masih melihat kemungkinan pengetatan lanjutan, tetapi tidak terlalu mengantisipasi kenaikan dalam waktu dekat. Kondisi tersebut membuat tekanan terhadap emas sedikit berkurang, meskipun risiko inflasi dan pernyataan hawkish pejabat The Fed masih menjadi penghambat.
Secara teknikal, rebound Gold mulai menarik perhatian setelah harga berhasil kembali menembus area US$4.180 dan bahkan sempat menyentuh sekitar US$4.208. Area US$4.200 menjadi resistance psikologis penting, sementara sekitar US$4.225 menjadi resistance berikutnya yang perlu diperhatikan apabila momentum bullish berlanjut. Di sisi bawah, US$4.130 menjadi support terdekat, sedangkan area US$4.100 hingga US$4.066 masih menjadi zona penting apabila harga kembali mengalami tekanan.(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id