
Trending

Analisis Pasar
Sumber: Newsmaker.id
Fundamental oil hari ini masih cenderung bullish secara geopolitik, meskipun harga sempat terkoreksi tipis karena pasar menunggu detail sanksi baru AS terhadap Iran. Washington dijadwalkan memperketat tekanan ekonomi bukan hanya ke Tehran, tetapi juga terhadap mitra dagang yang masih membantu ekspor Iran. Risiko pasokan makin besar setelah Iran mengancam dapat menghambat ekspor minyak dari Teluk jika negara lain ikut mendukung sanksi AS. Ketegangan ini membuat premi risiko tetap tinggi, terutama karena arus kapal di Selat Hormuz masih jauh di bawah kondisi normal.
Dari sisi supply, kondisi pasar juga masih ketat. Brent menutup perdagangan Jumat di sekitar US$94,39 per barel, sementara gangguan pengiriman melalui Hormuz dan keterbatasan pasokan produk olahan di Asia ikut menjaga harga tetap tinggi. Jadi, selama belum ada tanda deeskalasi AS–Iran atau pemulihan penuh jalur Hormuz, risiko oil masih condong ke atas. Namun, jika detail sanksi ternyata lebih ringan dari kekhawatiran pasar atau muncul peluang diplomasi baru, profit taking bisa memicu koreksi cepat pada Brent maupun WTI.(mrv)
Harga minyak pada saat analisis ini dirilis: $93.10
- Buy jika harga bergerak ke $93.15
- Sell jika harga bergerak ke $93.05
Resisten 2: $94.40
Resisten 1: $93.75
Support 1: $91.40
Support 2: $89.90
Catatan: Artikel ini bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Harap mempengaruhi dampak perkembangan fundamental dan teknikal terhadap perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id