Hong Kong Lesu, Sektor Finansial dan Ritel Menekan Indeks
Indeks Hang Seng kembali melemah pada Selasa (09/6), turun 64 poin (0,3%) ke 24.600. Ini menjadi penurunan hari kelima berturut-turut dan membuat indeks bertahan dekat level terendah sejak akhir Maret, mencerminkan sentimen yang masih rapuh di pasar Hong Kong.
Pelemahan terjadi meski ada kabar ketegangan Timur Tengah mereda setelah Israel dan Iran menghentikan aksi saling serang, serta sentimen terhadap saham bertema AI mulai membaik. Namun, investor terlihat belum cukup percaya diri untuk kembali agresif masuk ke aset berisiko.
Dari sisi sektoral, saham keuangan, ritel, dan energi/mineral menjadi penekan utama. Beberapa saham yang membebani indeks antara lain AIA (-1,6%), Lenovo (-0,3%), Knowledge Atlas Technology (-7,8%), dan Xiaomi (-1,2%).
Di sisi lain, sebagian saham teknologi justru menahan penurunan. Tencent melompat 3,4% dan SMIC naik 0,9%, membantu indeks memangkas kerugian dari level yang sempat lebih dalam di awal sesi.
Pasar juga menahan diri karena kekhawatiran terhadap pemulihan ekonomi China yang dinilai belum solid, ditambah sikap wait-and-see menjelang rilis data neraca perdagangan (trade balance) China. Data tersebut berpotensi menjadi katalis berikutnya untuk arah sentimen dan rotasi sektor dalam jangka pendek.(Asd)
Sumber: Newsmaker.id