Bursa Eropa Mixed, Minyak Anjlok Tekan FTSE
Saham Eropa ditutup bervariasi pada Selasa (9/6), seiring investor mencerna peluang kesepakatan damai di Timur Tengah yang ikut menekan harga minyak. Stoxx Europe 600 turun 0,2%, dengan DAX melemah 0,8%, CAC naik tipis 0,1%, FTSE 100 jatuh 1,3%, sementara Swiss Market Index menguat 0,7%.
Penurunan tajam minyak menjadi katalis utama sesi ini. Brent front-month turun 3,9% ke US$90,59/barel, sedangkan WTI merosot 4,5% ke US$87,21/barel, mencerminkan pasar yang kembali memangkas premi risiko pasokan di tengah spekulasi de-eskalasi konflik.
Di saham korporasi, BP turun 3,1% setelah laporan menyebut sebagian pemegang saham mempertanyakan arah strategi perusahaan pasca pergantian chairman Albert Manifold. BP menegaskan fokus pada disiplin biaya dan akan menjalankan struktur organisasi baru dengan dua segmen utama—Upstream dan Downstream—mulai 1 Juli.
Di sektor finansial, UBS menguat 1,4% setelah laporan menyebut parlemen Swiss mempertimbangkan opsi yang dapat mengurangi beban modal dalam rencana reformasi perbankan pasca runtuhnya Credit Suisse. Kenaikan UBS membantu menopang indeks Swiss di tengah pergerakan Eropa yang tidak seragam.
Sementara itu, ASML naik hampir 2% setelah CEO memperingatkan Uni Eropa agar tidak terlalu ikut campur dalam rantai pasok semikonduktor dan mendorong Eropa fokus membangun “champion” teknologi yang kompetitif secara global. Di Prancis, saham Stellantis naik 0,4% meski Chrysler melakukan recall sekitar 1,1 juta kendaraan di AS terkait potensi isu kabel pompa power steering.(arl)
Sumber: Newsmaker.id